Elegant Rose - Working In Background

Senin, 31 Oktober 2016

Puisi : Rinduku Padamu oleh Nurhayati Ichsan

Rinduku Padamu

Rinduku padamu adalah ombak
Yang berkejaran mengikis pantai
: Tiada letih

Rinduku padamu adalah semilir angin
Menghembuskan smerbak ilalang
: Lembut

Rinduku padamu adalah nyanyian
Yang memanggil-manggil namamu
: Pulang

Bandung, 03 September 1939

Rabu, 26 Oktober 2016

Untukmu Ukhty : Kau Tak Butuh Sepatu Kaca Tuk Jadi Putri Yang Cantik

Wahai ukhty fillah.. Tak perlulah kau pakai sepatu kaca agar kau terlihat cantik seperti putri cinderella. Karena yang membuatnya cantik adalah kebaikan hatinya yang begitu tulus. Lihatlah saja ketika saudara-saudara tiri cinderella mencoba memakai sepatu kaca itu, apakah mereka bisa berubah menjadi wanita yang cantik? tidak bukan?. Iya, karena kecantikan yang sesungguhnya hadir dari hati yang suci.
Kecantikan seseorang tak diukur dari sebera putih kulitnya, seberapa mancung hidungnya, seberapa modis body-nya buakan dari bentuk parasnya yang indah ataupun menawan. Kecantikan itu bukan hadiah sejak lahir, tetapi kecantikan itu diberikan kepada seorang wanita sebagai hadiah dari sikap, sifat juga perilakunya yang indah. Dengan sendirinya kecantikan itu akan menyatu pada diri akhwat yang berbakti pada Tuhannya.
Ukhty, jadilah cantik untuk mereka yang berhak menikmati kecantikanmu, jangan kau biarkan kecantikanmu itu diberikan kepada mereka yang tak ada hak sedikitpun tuk menikmatinya. Relakah kau jika hal itu benar terjadi?
Jadilah wanita yang cantik di hadapan Penciptamu. Rawatlah cantikmu hanya untuk kekasih sejatimu. Berbuatlah yang baik agar bertambah cantikmu. Meski rupamu tak seindah rupa mereka,, jangan bersedih, karena Tuhanmu tak memandang kecantikan rupa umat-Nya.

Selasa, 18 Oktober 2016

Kamu Bagaikan Pelangi Sehabis Hujan

Dear Kamu,

Kamu bagaikan pelangi yang hadir setelah hujan redah
Kamu begitu indah dan mempesona
Hadirmu membawa kecerahan juga kebahagiaan
Namun, Kehadiranmu hanya sementara
Warna indahmu perlahan pudar hingga menghilang
Dan untuk menantimu kembali
Aku butuh waktu yang lama
Dan agar kau hadir kembali
Aku harus rela menghadap hujan yang deras
Menahan rindu yang teramat
Mengubur rasa dalam-dalam
Ku harap kau pelangiku yang abadi

 #lst